Semarang Sinyale Banjir (eps 3) – Hasil Network Test Sepanjang Jalur Jogja-Magelang-Semarang

Dalam perjalanan #XLNetRally saya merasa beruntung karena rombongan dari Jogja (Saya dan Mas Alle) ditemani oleh 2 Karyawan XL, Mas Ari (Manajemen Teknis Jaringan XL Jogjakarta) dan Mas Sulung (Bagian Optimalisasi Jakarta-Bogor). Karena dua rekan perjalanan saya memang membidangi permasalahan teknis dalam hal jaringan Saya dan Mas Alle pun tidak perlu canggung dan ragu dalam bertanya mengenai seluk beluk Teknis Jaringan yang telah dibuat oleh PT. XL Axiata, Sekalian belajar tentu saja, karena Saya dan Mas Alle kebetulan pernah kuliah di Jurusan yang sama yaitu Teknik Informatika. Walaupun saya kurang begitu paham dalam Jaringan  GSM tapi sedikit-sedikit saya ngerti juga dan ini sebuah kesempatan bagi Saya untuk lebih mengerti bagaimana jaringan GSM itu. Belajar itu bisa dimana saja kan?  :)

Beberapa kesimpulan yang saya dapat dari penjelasan Mas Ari dan Mas Sulung adalah sebagai berikut

PT. XL Axiata menempati posisi ke 3 dalam pembagian Kapasitas Jaringan Telekomunikasi GSM Nasional (?), menurut Mas Sulung, Jatah Kapasitas Jaringan XL bisa dikatakan kurang dari separo jika dibandingkan dengan Provider yang menempati peringkat pertama. Oleh karena itu PT. XL Axiata lebih memaksimalkan kualitas SDM dan Teknisi supaya jaringan XL ini tetap Optimal sehingga memperkecil angka Human Error dalam memanajemen jaringan telekomunikasi yang dimiliki XL. Sebuah langkah yang sangat tepat menurut Saya dan ini dibuktikan oleh kepuasan pelanggan XL yang menjadikan tolak ukur tingkat kualitas yang dimiliki oleh PT. XL Axiata.

Sebenarnya saya kurang mengerti mengenai Pembagian Kapasitas Jaringan yang disebutkan oleh Mas Sulung dan Mas Ari itu, saya sih menebak semacam Kapasitas bandwidth yang diatur oleh Pemerintah, tapi ngga tau juga ding.. pas itu saya malah ndak tanya lagi.. ya itulah kesalahan saya  :-s

Kelemahan dan Kekurangan dalam hal jaringan GSM seperti Drop Call, Blank Spot, Border Area tidak bisa dihindari. “Fenomena seperti ini dalam jaringan GSM pasti ada dan tidak bisa dihindari, tapi Kami berusaha maksimal untuk membuat hal semacam itu menjadi minimal dan disitulah tujuan temen-temen mengikuti #XLNetRally” kata mas Ari. “Fenomena seperti itu lebih dikarenakan oleh interferensi geografis, tapi kami berusaha menguranginya dengan penempatan Tower BTS dengan sudut, ketinggian dan letak yang akurat, Sehingga  permasalah seperti itu dapat diminimalisir.” tambah Mas Sulung.

Dan perbincangan  ini menyebabkan kondisi didalam mobil menjadi seru dan penuh tanda tanya bagi saya.. Diskusi dan tanya jawab kami terus berlanjut karena ini sangat menarik untuk di ketahui. Dan yang jelas dengan mengobrol kaya begini Saya jadi ngga bosen, ngga ngantuk, dan sedikit melupakan perasaan lapar dan kebelet pipis yang udah saya tahan sejak di perbatas Jogja-Magelang  :mimbik: dilanjut ceritanya ya tuips..

Sedangkan untuk Drop Call PT. XL Axiata memiliki angka standar minimal 98%, itu artinya Drop Call tidak boleh melebihi 2% dari total semua panggilan (voice), dan untuk Jogja sendiri sudah mencapai angka presentase 99,8% dan ini membuat Jogja menempati urutan ke 3 dalam kualitas panggilan (voice) untuk Jaringan  XL tingkat nasional. waoow..  XD

“Emang satu BTS itu bisa mencakup paket data berapa Giga sih mas?” ngga tau sopan santun karena rasa penasaran saya langsung melempar pertanyaan lagi. “kalau itu tergantung alat yang berada di tower (maaf saya lupa namanya .penulis) jadi disetiap tower ada ruangan kaya kulkas yang berada dibawah itu, semakin banyak alat device yang disitu semakin besar pula paket data yang bisa berjalan” kata mas Ari, dan bagaikan umpan lambung Mas Sulung langsung menambahi jawaban Mas Ari, “Semua trafik komunikasi di Indonesia masih bersifat share, jadi data Voice, SMS, dan Paket Data Internet itu masih menjadi satu dan tidak dipisah-pisah. Oleh karena itu paket data juga terpengaruhi oleh tingkat komunikasi yang dibebankan oleh setiap tower BTS, dan yang mendapatkan sinyal lebih banyak dia bisa lebih maksimal dibandingkan dengan yang mendapat tingkat sinyal lebih sedikit. Nah untuk memaksimalkan kualitas jaringan yang dimiliki oleh PT. XL Axiata untuk menghadapi Arus Mudik 2011 besok, Kami akan menempatkan beberapa Mobile BTS di kawasan padat trafik dan kawasan yang kurang terjangkau oleh Tower BTS, dan ini semua kami lakukan untuk kepuasan pelanggan”. XL bener-bener Joss ya tuip XD

stop dulu ceritanya tuips.. karena pas penjelasan ini mobil tim #XLNetRally Jogja berhenti di Pom bensin.. itu artinya SAYA BISA PIPIS!! YEAAHH!!!  :

Setelah saya mengeluarkan pipis hingga mak soor sooor itu kamipun melanjutkan perjalanan lagi. Dan saya pun iseng bertanya mengenai pengaruh kecepatan bergerak (mobile) terhadap kualitas sinyal yang didapat. Dan dengan lugas dan jelas Mas Sulung menjawabnya “kecepatan bergerak jelas sangat mempengaruhi kualitas sinyal, dalam GSM ada nilai toleransi yang sudah standar, seperti batasan kecepatan bergerak untuk sinyal 2G (GSM/EDGE) adalah 90 Km/jam. sedangkan untuk 3G dapat mencapai 200 Km/jam. itu sudah standar dan tidak bisa dirubah.”

Setelah ngobrol-ngobrol tanya jawab yang sangat menarik itu, satu persatu dari Kami pun tertidur.. Ya mau bagaimana lagi perjalanan selama 4 jam itu pasti menimbulkan kebosanan dan ngantuk tentu saja  :yawn:

Hasil Test

Karena tujuan utama dari #XLNetRally adalah untuk mencoba jaringan yang disiapkan oleh PT. XL Axiata untuk menghadapi Arus Mudik 2011, maka saya pun melakukan -beberapa pengetesan sepanjang jalur yang saya lewati (Jogja-Magelang-Semarang). Test yang saya lakukan sebatas tes kekuatan sinyal dan arus paket data (download speed dan upload speed). Sedangkan untuk SMS dan Telpon (voice) tidak saya lakukan, ini dikarenakan untuk menghemat batre, karena mobil yang saya tumpangi tidak menyediakan charger seperti yang saya kira sebelumnya. Disamping itu saya juga menghemat pulsa, pada saat itu cuman diisi 20ribu sih  :hihi:

Hasil test untuk kawasan Kota Jogja

Hasil test untuk kawasan Kota Jogja

Hasil test untuk Kawasan Perbatasan Jogja-Magelang

Hasil test untuk Kawasan Perbatasan Jogja-Magelang

 

Hasil test untuk Kawasan Kota Magelang

Hasil test untuk Kawasan Kota Magelang

Lokasi Blank Spot yang saya temui

Lokasi Blank Spot yang saya temui

Hasil tes kawasan Seputaran Rumah Syeh Puji

Hasil tes kawasan Seputaran Rumah Syeh Puji

Hasil tes kawasan Kota Semarang

Hasil tes kawasan Kota Semarang

 

Mungkin hasil tes yang saya lakukan ini tidak bisa untuk dijadikan patokan kualitas sinyal maksimal yang dimiliki oleh XL. Ini sangat jelas karena saat melakukan pengetesan saya hanya menggunakan handphone berjenis Smart Phone yang hanya bisa mengakses sinyal GSM, GPRS, dan EDGE (2G). Jadi  sudah sangat jelas hasil yang saya dapatkan ini tidak bisa dijadikan tolak ukur Kualitas Jaringan maksimal yang dimiliki PT. XL Axiata karena device saya tidak bisa mencakup jaringan 3G yang teknologinya lebih sempurna daripada 2G.

Ya memang, sepanjang perjalanan Jogja-Magelang-Semarang bisa dikatakan saya tidak memiliki hambatan dalam penerimaan sinyal dan arus paket data yang terus menerus saya lakukan. Untuk kebutuhan online semacam Social Media (facebook, twitter), Chating (BBM, YM, dan facebook Chat). Bisa dikatakan lancar dan memuaskan. namun ketika saya mencoba untuk mendownload sebuah aplikasi sebesar 832 KB, saya membutuhkan waktu selama 4 menit 16 detik. tapi saya rasa itu juga karena pengaruh device yang saya punya (lemot). Mungkin kalau saya punya handphone/device 3G semacam IPhone atau IPad, saya bisa lebih maksimal dalam melakukan pengetesan.. istilahnya ngarep dapet hadiah.. Kok tiba-tiba saya jadi jujur dan ngga tau malu gini ya..  :lol:

Oh hooh.. Sebagai info aja sih, saya hanya melakukan Network Test dari Jogja-Magelang-Semarang (ketika berangkat ke Semarang) sedangkan ukutk Semarang-Solo-Jogja (ketika pulang ke Jogja) saya ngga melakukan tes.. lha iya soalnya pas pulang itu saya ketiduran nyampe Solo je..  :mecucu:

Sekali lagi di Dunia ini tidak ada yang Sempurna, apalagi dalam hal Sitem Komunikasi, semua pasti ada kekurangan dan kelemahannya. Namun sepanjang perjalanan #XLNetRally yang saya ikuti. XL membuktikan kualitas jaringan yang hasilnya bisa dikatakan memuaskan. Semoga jaringan XL yang telah dipersiapkan secara maksimal ini dapat berguna dan membatu Saudara Kita yang akan menunaikan ibadah mudik  :)

NB: Ketika mengobrol dan tanya jawab dengan narasumber (Mas Ari dan Mas Sulung) saya tidak sempat menuliskannya dalam kertas atau media lain, sebenernya masih banyak penjelasan yang Mereka ceritakan, namun karena keterbatasan daya ingat yang saya miliki saya hanya menuliskan seingatnya saja. Dan semoga dalam penulisan itu tidak terjadi salah kutip. amin  :)

(masih bersambung juga)

About si_enthon9

Begini aja begini apalagi begitu

28. July 2011 by si_enthon9
Categories: Dolan | Tags: | 6 comments

Comments (6)

  1. jogja, huelek poooll… piye kui?

  2. hooh mas.. nek seko penjajalanku, kecepatan upload + download daerah Jogja luwih cilik daripada Semarang.. mungkin karena usernya lebih banyak.. mungkin lho.. aku dudu dukun soale :lol:

  3. wah sing iki ra nana poto mbak polisine -_-“

  4. ah kepiye ki mas enthong? nang Jogja kanca2ku pengguna XL teriak e nang twitter ki bbm lemot, tur iso ngtweet? hihihi…
    foto mbak polisi dong mas e

  5. aku ura nganggo xl e thon9 :mecucu:
    sing penting foto karo pulisi 8)

  6. kui wes tak cim lho mas X(

Ngomplehlah

Required fields are marked *


4 − = 0